“Nanti dengan adanya pasar baru di EU di Amerika mudah-mudahan ekspor kita yang kita optimistis akan terus meningkat,” ujar Budi.
Baca Juga: Momen Ketua RT Gen Z di Jakarta Utara Tolak Amplop Dedi Mulyadi
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan bahwa AS dan Indonesia telah mencapai kesepakatan dagang, di mana barang dari Indonesia akan dikenakan tarif 19 persen, sementara produk AS masuk ke Indonesia tanpa dikenakan bea masuk.
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Tak Banyak Komentar Usai Diperiksa Kejagung
DPR Soroti Akun Ganda Medsos, Minta Platform Batasi Satu Orang Satu Akun
Mentan Amran Sebut Ada Pejabat Kementan Jadi DPO Kasus Mafia Pangan
Prabowo Akan Tetap Nego Meski Tarif AS untuk RI Sudah Turun
Amran Sulaiman Ungkap Modus Pengoplosan Beras, Kerugian Capai Rp99 Triliun
Istana Umumkan Upacara Kemerdekaan Tahun Ini Digelar di Jakarta
Mensos Ungkap Alasan 7 Juta Penerima Bansos Dicoret dari Daftar
21 Perusahaan di Puncak Bogor Kena Sanksi KLH Akibat Insiden Longsor
Istana Buka Suara Soal Bobby Kartanegara Dikawal Polisi
MK Tolak Permohonan Naikkan Syarat Pendidikan Capres-Cawapres Jadi Sarjana