Rumah tersebut juga sempat dibakar, meskipun api tidak langsung membesar karena bangunan terbuat dari beton.
Tempat Dugem Ikut Digeruduk
Sehari setelah insiden tersebut, oknum warga dilaporkan kembali ramai-ramai mendatangi sebuah rumah yang diduga menjadi tempat hiburan malam di wilayahnya, pada Sabtu, 11 April 2026.
Pada video yang beredar, ribuan massa warga Panipahan dilaporkan mengamuk hingga menghancurkan rumah 'family karaoke' yang diduga menjadi tempat dugem hingga transaksi jual beli narkoba di wilayah mereka.
Saat insiden, salah seorang oknum warga yang membeberkan bukti rumah tersebut yang dinilai kerap dijadikan sebagai tempat dugem alias hiburan malam.
"Ini apa, mohon kerja samanya," ujarnya di hadapan para rombongan polisi.
Respons Pihak Kepolisian
Secara terpisah, Kapolres Rokan Hilir, AKBP Isa Imam Syahroni menegaskan pihaknya memahami keresahan masyarakat setempat terhadap peredaran narkoba.
Meski demikian, Isa memastikan pihak kepolisian menolak apabila terjadi tindakan main hakim sendiri.
Artikel Terkait
Pemerintah Berhasil Ungkap Kasus Narkoba Terbesar di Indonesia
Dihadapan PPPK, Fadhil Arief Ingatkan Jangan Narkoba dan Judol
Polisi Grebek Gudang Narkoba Jaringan Thailand di Medan, 26 Kg Sabu Disita
Fariz RM Dituntut 6 Tahun Penjara atas Kasus Narkoba
RI dan Peru Tandatangani Sejumlah Kerjasama Termasuk Pemberantasan Narkoba
Para Orang Tua Khawatir Narkoba Masuk Desa Tebat Patah
Kasubsektor Taman Rajo Serukan Elemen Masyarakat untuk Perangi Narkoba
Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Tembakau Sintetis Senilai Rp21 Miliar
214,82 Ton Narkoba Dimusnahkan, Prabowo Soroti Modus Baru Kartel