Gemalantang.com - Aroma tak sedap menyeruak dari proses penerbitan izin operasional MTs dan MA di Batang Hari, Jambi
Seorang oknum ASN yang pernah dinas Kemenag diduga mematok biaya kepada pengelola Ponpes yang ingin mempercepat perizinan.
Kabar ini yang mana ada oknum ASN di Kementerian Agama (Kemenag) Batang Hari diduga bermain dalam proses percepatan izin operasional MTS dan MA.
Kepada jurnalis ini, salah seorang sumber yang minta tidak disebutkan namanya mengungkapkan, bahwa ada oknum ASN di Kemenag Batang Hari, Jambi meminta untuk untuk biaya izin operasional MTS dan MA.
" Ia minta uang Rp 3 juta awalnya, tapi saya hanya memberikan Rp 2 juta saja. Dan setelah izin keluar baru saya berikan lagi, " ungkapnya sumber ini, Rabu (15/4/2026)
Sumber ini yang merupakan pemimpin Ponpes di Kabupaten Batang Hari juga membeberkan, kejadian ini akhir tahun 2025 lalu, yang mana tidak hanya dirinya. Tapi juga beberapa Ponpes lainnya.
" Tidak saya saja, tapi ada beberapa teman - teman yang memiliki Pondok Pesantren juga mengalami serupa. Tapi mereka hanya diam saja," pungkasnya.
Baca Juga: Bimtek Konten Digital Bersama Tribun Jambi, Kominfo Batang Hari Dorong ASN Melek Media Sosial
Artikel Terkait
Bukan Pedagang Kecil, Satpol PP di Aceh Justru Targetkan ASN yang Pergi Nongkrong ke Warkop saat Jam Kerja Berlangsung
Setelah ASN, Bupati Batang Hari Fadhil Arief Ajak Kades dan Masyarakat Tanam Pohon
Sinergi ASN, Sekda Batang Hari Pimpin Gotong Royong di Alun-Alun
Ramadhan 1447 H, Fadhil Arief Tegaskan ASN Jangan Kendurkan Pelayanan Publik
Jelang Lebaran, Layanan Bank Jambi Masih Bermasalah, ASN Antre Sejak Pagi
Wali Kota Jambi Maulana Pecat ASN, 2 PNS dan 2 PPPK Sudah Diberhentikan
Komisi X DPR Soroti Ketidakadilan Guru PPPK, Desak Pengangkatan Jadi ASN PNS
ASN Batang Hari Dilantik, Fadhil Arief Minta Tingkatkan Kinerja dan Profesionalisme
ASN Batang Hari Diminta Ikhlas dan Profesional dalam Melayani Masyarakat oleh Bupati Fadhil Arief
Bimtek Konten Digital Bersama Tribun Jambi, Kominfo Batang Hari Dorong ASN Melek Media Sosial