Gemalantang.com -Dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang melibatkan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Batang Hari mencuat.
Sejumlah ustadz dari pondok pesantren (ponpes) dikabarkan menjadi korban, dengan adanya permintaan sejumlah uang yang tidak memiliki dasar resmi.
Dugaan Pungli ini bermula dari oknum ASN Faisal yang saat itu masih dinas di Kantor Kemenag Batang Hari, yang dia ikut mengurus izin operasional MTS dan MA Ponpes Batang Hari.
Saat dikonfirmasi jurnalis ini, Faisal menepis kalau dirinya tidak ada memungut uang kepada ustadz-ustadz untuk administrasi pengajuan izin
Ia juga menyebutkan, bahwa dirinya tidak pernah berjanji akan membantu mengeluarkan izin operasional MTS dan MA sampai selesai
" Saya tidak pernah meminta uang atau menjamin izin operasional MTS dan MA keluar," katanya berdalih.
Namun, apa yang disampaikan Faisal kepada media hanya berdalih, bukan yang sebenarnya
" Itu dalih dia saja bang, kalau tidak ada dijanjikan sampai izin keluar, kami juga tidak akan tergiur," ungkapnya ustadz inisial T saat dikonfirmasi jurnalis ini, Kamis (16/4/2026).
Ustadz T ini salah ustadz yang memiliki Pondok Pesantren di Kota Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Jambi. Ia juga korban dari janji oleh Faisal ini.
Ustadz T ini juga menuturkan, dari awal dirinya sudah ragu terhadap Faisal, karena terlalu mendesak minta duit.
Baca Juga: Pengguna Jalan Resah Ada 'Pungli' di Paal Merah Kota Jambi
Tidak hanya itu, oknum ASN Faisal ini juga menyebutkan, bahwa uang tersebut juga akan diberikan ke kawan-kawan di dalam
" Setelah dapat kabar dia pindah ke MTsN Bajubang, saya datang ke Kemenag. Dan kawan-kawan di sana menyebutkan kalau Faisal ini berbohong," tambahnya.
Artikel Terkait
Dugaan Praktek Pungli Merajalela di UIN STS Jambi, Mahasiswa Minta Usut Oknum
Tiga Pelaku Pungli Sopir Angkutan Batubara Ditangkap, Ternyata Korbannya Wanita
Pungli Terhadap Angkutan Batubara, KPK Pertanyaan Dasar Hukumnya: Kita Cari Oknum Dibalik Itu Semua
Pengguna Jalan Resah Dengan Dugaan Praktek Pungli di Jalan Buka Tutup
Waduh!!! Diduga Ada Pungli, Dirut RSUD Raden Mattaher Jambi Bilang Gini
Maraknya Pungli Terhadap Sopir Angkutan Batubara
Dugaan Pungli Rokok oleh Petugas Dishub, Pramono Anung Buka Suara