Gemalantang.com -Permasalahan dugaan praktik pungutan liar (Pungli) terhadap ustadz-ustadz di Kabupaten Batang Hari oleh oknum ASN Kemenag Batang Hari, Jambi mulai terkuak.
Setelah pemberitaan ini menyebar kemana-kemana, akhirnya oknum ASN inisial F yang saat ini bertugas MTsN Bajubang mulia bicara soal uang saat mengurus izin operasional MTS dan MA tersebut.
Kepada jurnalis ini, Jumat (17/4/2026) F berdalih, kalau dirinya tidak minta uang kepada ustadz-ustadz untuk administrasi pengajuan izin operasional MTS dan MA.
Baca Juga: Dugaan Pungli Izin MTs dan MA, Kakan Kemenag Batang Hari Diminta Turun Tangan
Namun saat jurnalis ini menegaskan, apakah minta uang kepada ustadz-ustadz tersebut? Jawaban hanya jasa
"Minta duit sebagai jasa saya, karena bukan kerjaan saya. Seharusnya yayasanlah yang mengerjakan," ungkapnya via WhatsApp.
Kembali jurnalis ini menanyakan, berapa minta uang. Tapi jawaban agak beda.
Ia mengakui berapa mau di berikan ustadz kepada dirinya terhadap jasanya
"Saya tidak minta duit, tapi saya bisa bantu ngerjain. Bukan minta bang ya. Tapi Saya di tanya oleg ustadz berapo kira kami ngasih abang," tambahnya meniru kalimat ustadz.
Baca Juga: Pengguna Jalan Resah Ada 'Pungli' di Paal Merah Kota Jambi
Terkait hal ini Fajar salah seorang sebagai generasi muda Kabupaten Batang Hari sangat prihatin atas munculnya dugaan pungli di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari
Artikel Terkait
Dugaan Praktek Pungli Merajalela di UIN STS Jambi, Mahasiswa Minta Usut Oknum
Tiga Pelaku Pungli Sopir Angkutan Batubara Ditangkap, Ternyata Korbannya Wanita
Pungli Terhadap Angkutan Batubara, KPK Pertanyaan Dasar Hukumnya: Kita Cari Oknum Dibalik Itu Semua
Pengguna Jalan Resah Dengan Dugaan Praktek Pungli di Jalan Buka Tutup
Waduh!!! Diduga Ada Pungli, Dirut RSUD Raden Mattaher Jambi Bilang Gini
Maraknya Pungli Terhadap Sopir Angkutan Batubara
Dugaan Pungli Rokok oleh Petugas Dishub, Pramono Anung Buka Suara
Pengguna Jalan Resah Ada 'Pungli' di Paal Merah Kota Jambi
Dituding Pura-pura Jadi Korban Pungli Satpol PP Jakarta, Ibu-ibu PKL Ini Meronta-ronta dengan Sebilah Pisau di Tangan
Dugaan Pungli Izin MTs dan MA, Kakan Kemenag Batang Hari Diminta Turun Tangan