opini

‎Menguak Konflik TUKS PT SAS: Hak Masyarakat Vs Kepentingan Ekonomi

Rabu, 17 September 2025 | 16:02 WIB
Potret Martayadi Tajuddin Pemerhati Kebijakan Publik dan Akademisi. (Ist)

‎Dengan demikian, solusi tidak hanya tentang penegakan hukum yang tegas, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan sosial dan ekonomi.

Baca Juga: Antara Narasi Krisis dan Rasionalitas Dalam Polemik TUKS PT SAS

‎Jika pemerintah dan PT SAS serta masyarakat mampu duduk bersama dengan itikad baik, maka penyelesaian yang adil dan menguntungkan semua pihak bukanlah mimpi.

‎Ini adalah kesempatan membangun tata ruang yang berkeadilan dan investasi yang bertanggung jawab, bukan sekadar kompromi yang mengorbankan kepentingan publik.

‎Sudah saatnya pemerintah daerah dan pusat menegakkan hukum tanpa diskriminasi dan menempatkan hak masyarakat sebagai fondasi pembangunan kota.

Baca Juga: Netizen Sebut Zita Anjani Berusaha Memperbaiki Citranya

‎Ketika aturan tata ruang dipatuhi, bukan hanya ruang hidup warga yang terlindungi, tetapi juga iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan dapat tercipta.

‎Jika tidak, maka ruang kota hanya akan menjadi korban kompromi politik-ekonomi yang tidak berpihak pada keadilan konstitusional.

Halaman:

Tags

Terkini

Membangun Jambi dari Pinggiran

Sabtu, 3 Januari 2026 | 07:27 WIB

Menguak Motif di Balik Pembela Investasi Jambi

Minggu, 28 Desember 2025 | 16:37 WIB

Pemandu Sorak Investasi dan Fenomena Suporter Bayaran

Kamis, 25 Desember 2025 | 12:43 WIB

UMP Jambi 2026 Idealnya Bisa Lebih Tinggi Rp200 Ribu

Senin, 22 Desember 2025 | 11:42 WIB

Penghambat Investasi, Modus Dukungan Menjadi Transaksi

Minggu, 21 Desember 2025 | 18:43 WIB

Ketika Kaum Proletar Membela Kapitalis

Sabtu, 20 Desember 2025 | 18:52 WIB

Kontribusi Batubara Bagi Pertumbuhan Ekonomi Jambi Kecil

Minggu, 14 Desember 2025 | 13:18 WIB

Eksistensi TUKS dan Regulasi Mengatur Tentang PNBP

Minggu, 14 Desember 2025 | 12:41 WIB