Sabtu, 18 April 2026

‎PTBA Terjebak Bisnis Kotor Batu Bara di Tengah Tren Energi Hijau

Photo Author
Rahmad Ade, Gema Lantang
- Kamis, 25 September 2025 | 15:18 WIB

‎Penambangan batu bara yang kerap kontra dengan bisnis energi hijau. (Chris Wiedenhoff via Pixabay)
‎Penambangan batu bara yang kerap kontra dengan bisnis energi hijau. (Chris Wiedenhoff via Pixabay)

‎Penelitian lain di Tanjung Enim juga menunjukkan adanya paparan radioaktivitas alami di area tambang yang dapat meningkatkan risiko kesehatan masyarakat sekitar.

‎Dengan sederet fakta tersebut, PTBA tampak terjebak dalam kontradiksi. Di satu sisi, perusahaan menampilkan wajah hijau melalui reklamasi dan PLTS kecil-kecilan.

Baca Juga: Mendes Yandri Ungkap 2 Desa di Dilelang karena Kredit Macet

‎Di sisi lain, bisnis utamanya tetap batu bara, komoditas yang semakin ditinggalkan pasar global dan menimbulkan beban lingkungan maupun sosial.

‎Tanpa langkah nyata mengurangi produksi dan mengelola emisi metana, PTBA berisiko hanya dipandang sebagai perusahaan yang melabur arang dengan cat hijau.(***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rahmad Ade

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Geopolitik Minyak Venezuela dan Ekonomi Indonesia

Minggu, 11 Januari 2026 | 13:38 WIB

Kaleidoskop 2025: Sorotan Publik pada DPR

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:11 WIB
X