Ia juga membagikan momen ketika salah satu bapak-bapak dalam rombongan tersebut menggunakan toa untuk memberikan instruksi.
“Iya tau kalau nggak mau berisik, jangan naik ekonomi. Cuma masa iya sampai ada yang bawa toa, mana di dalam kereta ngasih imbauan ke rombongan lagi,” terangnya.
Sudah Lapor ke Kondektur
Video viral yang sudah diputar lebih dari 450 ribu kali penayangan itu juga menyelipkan chat aduan kepada kondektur.
Pengunggah video mengatakan bahwa penumpang lain merasa terganggu, mengingat kereta adalah transportasi umum.
“Kami bantu tegur agar tidak menggunakan pengeras suara ya Pak,” jawab kondektur dalam pesan tersebut.
Menilik dari kolom komentar, meski telah ditegur pun kondisi tak banyak berubah.
Artikel Terkait
Combiphar bersama Brand Maltofer Ajak Masyarakat Bangun Generasi Sehat dan Cerdas lewat Kampanye #ZatBesiPasBekerjaCerdas
Propam Periksa Polsek Pasar Minggu Buntut Viral Temuan Nenek Warism yang Diduga Tersesat namun Laporannya Diabaikan Polisi
Usai Viral OTT Bupati Tulungagung, Muncul Dugaan Pasang Tarif Jual-Beli Jabatan Camat hingga Kepala Sekolah
Korban Skandal Pelecehan di FH UI Minta Isi Chat Terduga Pelaku Tak Dianggap Sepele, tapi Perjuangan 1,5 Tahun Lamanya