Makassar: Rp 1.250.000 per bulan untuk ketua RT.
Pekanbaru: Rp 500.000 per bulan untuk ketua RT dan Rp 650.000 per bulan untuk ketua RW.
Padang: Rp 245.000 per bulannya untuk ketua RT dan Rp 300.000 per bulan untuk ketua RW.
Perbedaan ini menunjukkan bagaimana setiap daerah memiliki kebijakan tersendiri yang mencerminkan kondisi ekonomi, biaya hidup, dan prioritas anggaran lokal.
Gaji Ketua RT/RW tidak hanya sebagai pengakuan atas pekerjaan mereka tetapi juga sebagai insentif untuk meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan di lingkungan masing-masing.
Dengan memahami variasi gaji ini, kita dapat lebih menghargai peran serta tantangan yang dihadapi oleh Ketua RT/RW dalam menjalankan tugasnya.
Mereka adalah pilar penting dalam sistem pemerintahan di tingkat lokal yang berkontribusi pada keharmonisan dan kemajuan masyarakat
Kita juga akan melihat bagaimana gaji ini sebanding dengan tanggung jawab yang mereka emban dan bagaimana hal ini berdampak pada dinamika sosial di lingkungan mereka.
Dari perbandingan di atas, kita dapat melihat bahwa gaji Ketua RT/RW di Indonesia sangat bervariasi tergantung pada lokasi geografisnya.
Di kota-kota besar dan metropolitan, umumnya gaji yang diberikan cenderung lebih tinggi jika dibandingkan dengan kota-kota kecil atau daerah pedesaan.
Artikel Terkait
Didampingi Bakhtiar, Fadhil Arief Sebut Bakal Naikan Insentif Ketua RT
Truk Batubara Jangan Coba-coba Lewat Dalam Kota Jambi, Bakal Dihadang Forum RT
Jalan Lumpuh Total, Agenda Silahturahmi Ketua RT Se-Kecamatan Batin XXIV ke Serambi Rumah Dinas Bupati Batang Hari Tertunda
Al Haris Minta Ketua RT Jaga Kekompakan
Tampung Aspirasi Masyarakat, Fadhil Arief Ajak Ketua RT Tingkatkan Sinergitas
Gelar Acara Sinergisitas, Fadhil Arief Sampaikan Keterbatasan Kepada Para Ketua RT