"JANGAN mengancam Rakyat Amerika, Presiden mereka... atau jalur pelayaran di seluruh dunia. Jika Anda melakukannya, WASPADALAH, karena Amerika akan meminta pertanggungjawaban penuh kepada Anda dan kami tidak akan bersikap baik!" sambungnya.
Kelompok Houthi bersumpah serangan itu tidak akan berlalu tanpa respons, sementara Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengutuk kematian tersebut dan mengatakan Washington tidak memiliki wewenang untuk mendikte kebijakan luar negeri Teheran.
Baca Juga: Pemerintahan Trump Akan Batasi Visa Sejumlah Negara
Situs web Houthi Ansarullah mengecam apa yang disebutnya agresi AS-Inggris dan kebrutalan kriminal Washington, seperti dilansir AFP.
Komando Pusat AS (CENTCOM), yang mengunggah gambar pesawat tempur dan bom yang menghancurkan sebuah kompleks bangunan, mengatakan "serangan presisi dilancarkan untuk mempertahankan kepentingan Amerika, menghalangi musuh, dan memulihkan kebebasan navigasi".
Belum ada komentar langsung dari Inggris, yang melancarkan serangannya sendiri terhadap Houthi bersama Amerika Serikat selama masa kepresidenan Joe Biden.
Baca Juga: Merasa Dikorbankan Oleh Owner Cafe Beer House, DJ Dicky Tuntut Keadilan
"Angkatan bersenjata Yaman kami sepenuhnya siap menghadapi eskalasi dengan eskalasi," kata biro politik pemberontak dalam sebuah pernyataan.
Houthi telah menguasai sebagian besar Yaman selama lebih dari satu dekade, merupakan bagian dari poros perlawanan kelompok pro-Iran yang menentang keras Israel dan Amerika Serikat.
Mereka telah melancarkan sejumlah serangan pesawat tak berawak dan rudal terhadap kapal-kapal yang melewati Yaman di Laut Merah dan Teluk Aden selama perang Gaza.
Artikel Terkait
Ceker dan Sayap Ayam Kena Tarif Tambahan Akibat Perang Dagang AS dan Tiongkok
Ini Rencana Liga Arab Untuk Selamatkan Jalur Gaza Dari Cengkeraman Trump
Balas Tarif Trump, Kanda Larang Penjualan Produk Alkohol Asal AS
Kekacauan di Parlemen Serbia, Oposisi Lempar Gas Air Mata
Terjadi Lonjakan Harga Setelah Israel Blokir Semua Bantuan yang Masuk ke Gaza
Inggris Siap Mengerahkan Pasukan Menuju Ukraina
Trump Akan Hancurkan Gaza Jika Sandera Tidak Dibebaskan
Trump Minta Putin Mengampuni Nyawa Ribuan Tentara Ukraina
Israel Tolak Tawaran Hamas Untuk Membebaskan Sandera Prioritas AS
Pemerintahan Trump Akan Batasi Visa Sejumlah Negara