Gemalantang.com -Sejumlah sekolah di Kabupaten Batang Hari kini tengah dibuat resah oleh ulah oknum yang mengaku sebagai wartawan.
Oknum wartawan abal-abal tersebut diduga kerap mencari-cari kesalahan bangunan sekolah dengan tujuan tertentu, bahkan disinyalir mengarah pada tindakan pemerasan.
Keresahan ini juga dirasakan masyarakat Desa Rambutan Masam, Kecamatan Muara Tembesi.
Baca Juga: Pelaku Pengeroyokan Wartawan Diamankan Polres Batang Hari
Warga menyebut, salah satu kejadian terjadi di MTsN 6 Batang Hari, saat seorang pria yang mengaku wartawan datang tanpa izin dan langsung mengambil foto kondisi bangunan sekolah.
“Saya lihat dio motret bangunan sekolah tanpa izin. Apo dak paham kode etik jurnalistik waktu nak konfirmasi berita,” ujar salah seorang warga setempat.
Baca Juga: Oknum Pendamping PKH Diduga Ancam Wartawan saat Diminta Klarifikasi Bantuan Salah Sasaran
Menurut keterangan warga, oknum tersebut juga diduga sempat meminta sejumlah uang kepada Kepala Sekolah MTsN 6 Batang Hari setelah memotret bagian plafon sekolah.
“Kasihan Kepsek, apolagi beliau punyo riwayat sakit jantung. Kalau sampai kambuh gara-gara sikap oknum tu, siapo yang nak tanggung jawab,” tambahnya.
Baca Juga: Wartawan Dianiaya Gegara Ingin Ungkap Fakta Keracunan MBG
Warga juga menegaskan bahwa saat datang ke sekolah, oknum tersebut tidak menunjukkan identitas resmi ataupun kartu pers sebagaimana mestinya seorang wartawan profesional.