Gemalantang.com -Konflik antara kelompok Suku Anak Dalam (SAD) dan pihak keamanan PT Sari Aditya Loka (SAL) memuncak di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Minggu (12/4/2026) sore.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di area operasional perusahaan tersebut mengakibatkan kerusakan sejumlah fasilitas serta korban luka dari kedua belah pihak.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bentrokan dipicu penolakan warga SAD terhadap penambahan personel keamanan di lingkungan perusahaan.
Baca Juga: SAD Mengais Sawit untuk Bertahan Hidup, Pemerintah Jambi Harus Peduli
Kehadiran puluhan sekuriti baru disebut memicu ketegangan yang sebelumnya sempat diredam melalui upaya mediasi.
Namun situasi kembali memanas hingga berujung benturan fisik. Dalam peristiwa tersebut, ratusan warga SAD dilaporkan berhadapan dengan puluhan petugas keamanan perusahaan.
Baca Juga: Mencuri Brondolan Sawit, Warga SAD Dikeroyok Oleh Security Hingga Meninggal Dunia
Kericuhan tidak hanya berupa kontak fisik, tetapi juga diikuti aksi perusakan. Sejumlah fasilitas perusahaan menjadi sasaran, termasuk kantor operasional dan beberapa unit mess karyawan yang dilaporkan hangus terbakar.
Akibat kejadian itu, sejumlah korban mengalami luka. Dari pihak sekuriti, dilaporkan terdapat korban yang mengalami luka tembak.
Baca Juga: Konflik Berkepanjangan SAD Dengan Perusahaan, Humas PT APL Ditembak
Sementara dari kelompok SAD, korban mengalami luka akibat benda keras.
Sebagian korban sempat mendapatkan penanganan medis di RSUD Kolonel Abundjani Bangko.
Baca Juga: Cegah Konflik Suku Anak Dalam, Edi Purwanto Konsepkan Kawasan Bagi SAD.
Dua warga SAD berinisial N dan M diketahui menjalani perawatan jalan setelah tiba di instalasi gawat darurat pada Minggu sore.