Lantas, bagaimana penuturan warga Jakarta yang membagikan dugaan hasil laporan palsu di aplikasi JAKI tersebut? Begini ceritanya.
Laporan JAKI Dipertanyakan Warga
Pada postingan tersebut, warga DKI itu sempat bertanya kepada Yustinus Prastowo yang merupakan koordinator staf khusus gubernur DKI Jakarta.
Warga DKI Jakarta itu lantas mempertanyakan ihwal prosedur yang benar jika jalur resmi justru memberikan hasil yang manipulatif kepada warga.
"Pak izin bertanya, mengurus masalah parkir liar di jalan kelurahan itu gimana ya? Warga protes langsung ke pelaku tidak berhasil," tulis pemilik akun.
"Sudah lapor ke tingkat kelurahan tidak selesai dan coba lapor lewat jaki malah dikasih bukti palsu hasil edit AI (terlampir). Ada prosedur lain ngga ya?" tambahnya.
Minta Gubernur DKI Tanggung Jawab
Tak hanya terkait dugaan foto AI, pemilik akun Threads @seinsh itu juga menandai akun Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Hal tersebut dilakukannya untuk meminta jawaban tegas atas temuan tersebut di aplikasi JAKI.