Gemalantang.com -Viral di media sosial video sejumlah santri asal Bangka Belitung yang batal terbang menggunakan maskapai Super Air Jet pada Kamis, 2 April 2026 menuju Jakarta.
Diketahui ada sekitar 29 santri Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah Pasuruan yang dilarang ikut dalam penerbangan meski sudah memiliki tiket dan boarding pass.
“Mereka beli tiket Pangkalpinang - Jakarta. Kalau pun mereka tidak boleh berangkat, harusnya dapat refund dari kalian, tapi ini tidak sama sekali,” tulis keterangan dalam tangkapan layar unggahan status WhatsApp, dikutip dari @bangkabelitunginfonew pada Jumat, 3 April 2026.
29 dari 72 Santri Dilarang Terbang
Dalam video tersebut, perekam menyebut ada sekitar 70-an orang dalam rombongan yang akan terbang saat itu.
“Ini adalah santri Darullughah yang seharusnya hari ini mereka berangkat dengan jumlah rombongan sekitar 72 orang,” ucapnya.
“Tapi, ternyata dengan alasan keterlambatan, mereka ditinggal. Padahal, mereka sudah mengantongi masing-masing satu boarding pass. Jadi, 41 santri masuk pesawat dan lainnya nggak boleh masuk,” terangnya.
Ia kemudian menuntut penjelasan dan tidak lepas tangan mengenai permasalahan tersebut.
Artikel Terkait
4 Fakta Terkini Kasus Dugaan Pencabulan Pemilik Ponpes Jaktim ke Santri: Tersangka Sempat Ketahuan Istri
Dampingi Bangun Saung, Ustadz Pondok Qur'an Para Sahabat Didik Ketrampilan Santri
Pondok Qur’an Para Sahabat Gelar Kajian Bulanan dan Kunjungan Wali Santri: Momentum Spiritualitas Jelang Zulhijjah
Tipu Daya Guru Ngaji yang Diduga Cabuli Santri Perempuan di Tebet
Terdengar Jeritan Santri dari Balik Reruntuhan Ponpes Al Khoziny
BNPB Ungkap 14 Santri Tewas dan 49 Masih Hilang dalam Tragedi Ponpes Al Khoziny
Pernyataan Atalia yang Dinilai Sensitif usai Aksi Protes Santri
Istana soal Ditjen Pesantren: Presiden Prabowo Soroti Pendidikan para Santri
Hari Santri Nasional, Fadhil Arief: Santri Banyak Berkontribusi Untuk Negara