Lantas, bagaimana penuturan warga Jakarta yang membagikan dugaan hasil laporan palsu di aplikasi JAKI tersebut? Begini ceritanya.
Laporan JAKI Dipertanyakan Warga
Pada postingan tersebut, warga DKI itu sempat bertanya kepada Yustinus Prastowo yang merupakan koordinator staf khusus gubernur DKI Jakarta.
Warga DKI Jakarta itu lantas mempertanyakan ihwal prosedur yang benar jika jalur resmi justru memberikan hasil yang manipulatif kepada warga.
"Pak izin bertanya, mengurus masalah parkir liar di jalan kelurahan itu gimana ya? Warga protes langsung ke pelaku tidak berhasil," tulis pemilik akun.
"Sudah lapor ke tingkat kelurahan tidak selesai dan coba lapor lewat jaki malah dikasih bukti palsu hasil edit AI (terlampir). Ada prosedur lain ngga ya?" tambahnya.
Minta Gubernur DKI Tanggung Jawab
Tak hanya terkait dugaan foto AI, pemilik akun Threads @seinsh itu juga menandai akun Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Hal tersebut dilakukannya untuk meminta jawaban tegas atas temuan tersebut di aplikasi JAKI.
Artikel Terkait
ASN Batang Hari Diminta Ikhlas dan Profesional dalam Melayani Masyarakat oleh Bupati Fadhil Arief
Sempat berhenti beroperasi selama periode Lebaran, program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah resmi kembali berjalan, sejak 31 Maret 2026. Badan Gizi
Isu PHK PPPK Mengguncang Daerah, BKN: Tidak Ada Dasar Hukum Pemberhentian Massal
Viral Aksi Gercep Ibu-ibu yang Gagalkan Dugaan Aksi Curanmor di Tangerang, Pelaku Langsung Melipir Kabur
Viral Rombongan Santri Gagal Terbang Meski Punya Boarding Pass, Pengurus Laporkan Super Air Jet ke Polisi
SK Turun, Kepenguruasan PCNU Banyuwangi Dilantik Sabtu Besok di Ponpes Minhajut Thullab Muncar
Meski Sudah Viral hingga Kantongi Identitas Terduga Maling di Jakpus, Korban Masih Was-was Pelaku Belum Tertangkap
Didampingi Wawalkot Surabaya dan Mojokerto, Calon Pengantin Korban Dugaan Penipuan WO Kamuya Tuntut Refund
Siswa SMK di Kudus Minta Jatah MBG Dialihkan untuk Guru, Aksinya Dipuji Sebagai Generasi Emas