"Kami tidak ingin petani hanya menanam dan memanen, tetapi juga harus mandiri secara ekonomi. Dengan bantuan alat pengering dan akses jalan yang lebih baik, kita ingin meminimalisir kerugian pascapanen agar pendapatan petani meningkat secara signifikan. Ini adalah bagian dari langkah nyata kita menuju Indonesia Emas 2045," katanya.
Penghargaan KWP Awards 2026 ini mempertegas posisi Lampung sebagai lumbung pangan nasional yang tidak hanya fokus pada kuantitas, tetapi juga pada keberlanjutan ekonomi berbasis kerakyatan.
Dengan diterimanya penghargaan ini, diharapkan program-program inovatif dari Lampung dapat menjadi role model bagi daerah lain dalam memperkuat pilar agrikultur di Indonesia.
Mengusung tema “Mengawal Perjuangan, Mengapresiasi Dedikasi: Bersama Mewujudkan Indonesia Emas”, KWP Awards tahun ini memberikan apresiasi khusus bagi kepala daerah yang memiliki kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas pangan nasional.
Ajang ini merupakan kelanjutan dari tradisi penghargaan periode-periode sebelumnya, seperti KWP Awards 2021 dan 2023. Pada tahun ini, terdapat lebih dari 60 nominasi yang diberikan kepada para legislator dan mitra kerja parlemen.
Gelaran ini juga didukung oleh kolaborasi lintas sektor melalui keterlibatan sejumlah perusahaan BUMN dan swasta besar, mulai dari sektor perbankan seperti Bank Mandiri, BNI, dan BRI, hingga perusahaan energi dan infrastruktur seperti PLN, Inalum, GoTo serta Hutama Karya dan Astra.
Artikel Terkait
Viral Sopir Kena Apes di Lampung! Mobilnya Terguling, Warga Malah Sibuk Menjarah Durian yang Berhamburan di Jalan
Timbun Beras Bulog di Jambi Ternyata Dipasok dari Lampung
Kejati Lampung Tahan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Lahan Kemenag
Karyawan Tempat Hiburan di Lampung Kompak Meriahkan HUT RI ke 80
Penuhi Kebutuhan Listrik, Pemerintah Resmikan Green Hidrogen di Lampung