Dalam proses pemadaman, petugas menggunakan metode khusus untuk menangani kebakaran berbahan gas, yaitu menggunakan foam atau cairan seperti deterjen untuk mempercepat api padam.
Perihal itu, Heryanto menjelaskan, penanganan kebakaran gas membutuhkan kehati-hatian tinggi karena berisiko menimbulkan ledakan susulan.
Terlebih, lokasi SPBE yang berada di tengah permukiman padat penduduk, sehingga api cepat merembet ke bangunan warga.
“Di belakang ada rumah, di samping juga ada rumah,” katanya.
Hingga berita ini terbit, api telah berhasil dikendalikan, namun petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada potensi kebakaran susulan.
Artikel Terkait
Pramono Anung Janji Beri Kemudahan Pengurusan Dokumen Korban Kebakaran
Heboh! Jemaah Haji Indonesia Merokok di Kamar Hotel Picu Alarm Kebakaran
Viral! Kebakaran di Jepang Diduga Gegara Ulah Oknum TKI
Kebakaran Rumah di Bukit Duri Tewaskan 4 Orang, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Ini Pesan Maulana Pasca Kebakaran Hebat Melanda Solok Sipin
5 Fakta Terkini Insiden Kebakaran pada Hunian Pekerja IKN
Kebakaran di Pabrik Nikel Morowali, Cermin Buram Keselamatan Kerja
3 Fakta Insiden Kebakaran di RS Hermina Bekasi
Kecelakaan Berujung Kebakaran, Kendaraan hingga Ruko Ludes Dilahap Api