internasional

AS Serang Yaman, Houthi Bersumpah Akan Merespon Serangan

Minggu, 16 Maret 2025 | 16:30 WIB
Foto Komando Pusat AS (CENTCOM) menunjukkan pasukan melancarkan serangan terhadap target-target Houthi di Yaman. (Gemalantang.com/Komando pusat AS/AFP)

"JANGAN mengancam Rakyat Amerika, Presiden mereka... atau jalur pelayaran di seluruh dunia. Jika Anda melakukannya, WASPADALAH, karena Amerika akan meminta pertanggungjawaban penuh kepada Anda dan kami tidak akan bersikap baik!" sambungnya.

Kelompok Houthi bersumpah serangan itu tidak akan berlalu tanpa respons, sementara Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengutuk kematian tersebut dan mengatakan Washington tidak memiliki wewenang untuk mendikte kebijakan luar negeri Teheran.

Baca Juga: Pemerintahan Trump Akan Batasi Visa Sejumlah Negara

Situs web Houthi Ansarullah mengecam apa yang disebutnya agresi AS-Inggris dan kebrutalan kriminal Washington, seperti dilansir AFP.

Komando Pusat AS (CENTCOM), yang mengunggah gambar pesawat tempur dan bom yang menghancurkan sebuah kompleks bangunan, mengatakan "serangan presisi dilancarkan untuk mempertahankan kepentingan Amerika, menghalangi musuh, dan memulihkan kebebasan navigasi".

Belum ada komentar langsung dari Inggris, yang melancarkan serangannya sendiri terhadap Houthi bersama Amerika Serikat selama masa kepresidenan Joe Biden.

Baca Juga: Merasa Dikorbankan Oleh Owner Cafe Beer House, DJ Dicky Tuntut Keadilan

"Angkatan bersenjata Yaman kami sepenuhnya siap menghadapi eskalasi dengan eskalasi," kata biro politik pemberontak dalam sebuah pernyataan.

Houthi telah menguasai sebagian besar Yaman selama lebih dari satu dekade, merupakan bagian dari poros perlawanan kelompok pro-Iran yang menentang keras Israel dan Amerika Serikat.

Mereka telah melancarkan sejumlah serangan pesawat tak berawak dan rudal terhadap kapal-kapal yang melewati Yaman di Laut Merah dan Teluk Aden selama perang Gaza.

Halaman:

Tags

Terkini

Rusia Siap Kerahkan Semua Dukungan Untuk Venezuela

Rabu, 7 Januari 2026 | 12:20 WIB

Isu Royalti Menggema di Forum Jepang-ASEAN

Sabtu, 15 November 2025 | 16:46 WIB

Kremlin: Upaya Penyelesaian Konflik Ukraina Terhenti

Sabtu, 8 November 2025 | 13:59 WIB

Aksi Saling Sindir Zohran Mamdani vs Donald Trump

Kamis, 6 November 2025 | 09:19 WIB

Prabowo Warning Dunia Soal ‘Serakahnomics’

Sabtu, 1 November 2025 | 13:19 WIB