Sabtu, 18 April 2026

Putin Akan Menyapu Bersih Militer Ukraina Dari Wilayah Kursk

Photo Author
Rahmad Ade, Gema Lantang
- Senin, 19 Agustus 2024 | 17:38 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin bersama Presiden Belarus Alexander Lukashenko di Kremlin  (Gemalantang.com/Rusia Beyond/AP)
Presiden Rusia Vladimir Putin bersama Presiden Belarus Alexander Lukashenko di Kremlin (Gemalantang.com/Rusia Beyond/AP)

GEMALANTANG.COM -- Presiden Rusia Vladimir Putin dan angkatan bersenjata Rusia akan menyapu bersih militer Ukraina di Wilayah Kursk. Hal itu dikatakan oleh Presiden Belarusia Alexander Lukashenko.

"Tentara dan Putin secara alami akan menyapu bersih militer Ukraina dari sana," katanya dalam sebuah wawancara pada program News of the Week di saluran TV Rossiya-1.

Baca Juga: Kesempatan Terakhir Untuk Mencapai Gencatan Senjata Di Gaza

Lukashenko mengatakan Belarus dan Rusia melihat bahwa negara-negara Barat dapat mengirimkan pasukan militernya langsung ke Ukraina.

"Kami melihat bersama Presiden (Rusia Vladimir)Putin bahwa pasukan NATO dapat bergabung secara terbuka, membawa pasukan (militer) langsung (ke Ukraina)" sebutnya.

Baca Juga: Pasukan Kyiv Gempur Wilayah Rusia, Biden : Dilema Bagi Putin

Presiden Belarus itu menekankan bahwa eskalasi Ukraina mendorong Rusia untuk mengambil tindakan asimetris, termasuk respons nuklir.

"Yang berbahaya adalah bahwa eskalasi semacam itu oleh Ukraina merupakan upaya untuk mendorong Rusia melakukan tindakan asimetris, katakanlah respons nuklir. Saya tahu pasti bahwa Ukraina akan senang jika Rusia atau kita menggunakan persenjataan nuklir taktis. Kalau begitu, kita mungkin tidak akan punya sekutu," katanya.

Baca Juga: Militer Rusia Kaget, Kyiv Lakukan Serangan Mendadak

Presiden Belarus Alexander Lukashenko juga menyebut lebih dari 120.000 tentara Ukraina dikerahkan di perbatasan Belarusia-Ukraina, katanya pada acara disaluran televisi tersebut.

"Di perbatasan Belarusia-Ukraina, mereka menempatkan lebih dari 120.000 tentara di perbatasan kami. Melihat kebijakan agresif mereka, kami mengerahkan militer di sepanjang perbatasan," katanya dikutip TASS, Senin (19/08/2024).

Baca Juga: Presiden Jokowi Lantik Tiga Menteri Baru Dan Sejumlah Kepala Lembaga

Menurut laporan TASS, lingkungan di perbatasan juga memburuk selama persiapan parade di Minsk pada Hari Kemerdekaan akhir Juni dan awal Juli.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rahmad Ade

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rusia Siap Kerahkan Semua Dukungan Untuk Venezuela

Rabu, 7 Januari 2026 | 12:20 WIB

Isu Royalti Menggema di Forum Jepang-ASEAN

Sabtu, 15 November 2025 | 16:46 WIB

Kremlin: Upaya Penyelesaian Konflik Ukraina Terhenti

Sabtu, 8 November 2025 | 13:59 WIB

Aksi Saling Sindir Zohran Mamdani vs Donald Trump

Kamis, 6 November 2025 | 09:19 WIB

Prabowo Warning Dunia Soal ‘Serakahnomics’

Sabtu, 1 November 2025 | 13:19 WIB
X