Ia juga menyebutkan, jika hal ini diramaikan khawatir Ponpes tidak dapat perhatian lagi. Sedangkan Ponpes dibawa naungan Kemenag Batang Hari.
Kepala jurnalis ini, ia juga mengeluhkan, ini ada perbuatan zolim terhadap Ponpes yang ingin mengurus izin operasional MTS dan MA.
" Ini menang zalim, tapi kami tidak bisa berbuat banyak. Mau ketemu Kepala Kemenag agak sulit, " tambahnya
Ia juga akan bicarakan masalah ini dengan kawan-kawan pimpinan Ponpes untuk tidak lanjuti kedepannya.
Sementara saat media ini menghubungi Faisal yang merupakan oknum ASN pernah bertugas di Kemenag Batang Hari saat itu mengakui, bahwa dirinya pernah membantu untuk mengurus izin operasional MTS dan MA di beberapa Ponpes.
Ia juga menyebutkan, pernah bantu untuk pengajuan izin operasional MTS dan MA, tapi terkendala sertifikat.
" Terkendala dari sertifikat, karena sertifikat atas nama pribadi bukan nama yayasan, " jelas.
Lebih lanjut ia menambahkan, karena dirinya hanya membantu untuk mengajukan, namun yang mengeluarkan izin dari Kementerian Agama Pusat.