Buntut dari kasus ini, mencuat dugaan iringan tersebut merupakan rombongan para pejabat yang juga membawa mantan anggota DPR RI dari fraksi PDI-P, Arteria Dahlan.
Saat itu, mereka dalam kunjungan kerja (kunker) dan penyaluran bantuan sosial (bansos) di wilayah setempat.
Arteria Dahlan cs kemudian diduga dengan sengaja berhenti di area rawan dengan kemiringan ekstrem sehingga memicu bahaya bagi pengguna jalan lain di lokasi.
Kondisi ini jelas berpotensi memicu kemacetan hingga kecelakaan, terutama di jalur yang rawan seperti tikungan tajam.
Pihak Arteria Dahlan hingga kini belum memberikan klarifikasi resmi ihwal dugaan dirinya terlibat dalam insiden tersebut.
Kendati demikian, sorotan publik pun semakin meningkat setelah muncul dugaan adanya pengawalan polisi lalu lintas (polantas) pada kegiatan tersebut.
2 Personel Kepolisian Diperiksa
Setelah video itu viral di media sosial, 2 personel kepolisian yang melakukan pengawalan, yakni Briptu SAN dan Bripda SA, kini dilaporkan tengah diperiksa oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam).