Donny menjelaskan, saat insiden, kendaraan dinas itu tengah mengantar siswa sekolah dasar (SD) untuk mengikuti kegiatan LDKS Pramuka menuju ke Cisarua.
"Perlu kami jelaskan bahwa kejadian tersebut melibatkan kendaraan dinas TNI AD dari satuan Kima Menzikon/CRK Pusziad yang pada saat itu sedang melaksanakan tugas membantu masyarakat," kata Donny dalam keterangan resminya, pada Minggu, 5 April 2026.
"Yakni mengantar siswa SDN 05 Kalideres untuk kegiatan LDKS Pramuka ke wilayah Cisarua, atas permintaan resmi dari pihak sekolah," paparnya.
Kronologi versi Kadispenad
Donny menuturkan, insiden kecelakaan maut itu terjadi ketika sepeda motor mencoba mendahului truk melalui sisi kiri.
Kadispenad lalu menyebut pengendara diduga kehilangan kendali hingga akhirnya terjatuh di jalan.
"Kami perlu menegaskan bahwa dari indikasi awal, tidak terdapat unsur kesengajaan dalam peristiwa ini, melainkan murni kecelakaan lalu lintas," terang Donny.
Sementara itu, proses penyelidikan masih berjalan guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.