nasional

‎Klarifikasi Raja Juli Antoni Usai Viral Main Domino

Sabtu, 6 September 2025 | 20:40 WIB
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (Instagram/rajaantoni)

‎GEMA LANTANG, JAKARTA -- Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni buka suara soal pemberitaan yang menyebut dirinya tengah bermain domino dengan tersangka pembalak liar.

‎Dalam klarifikasinya, Raja Juli Antoni mengatakan bahwa dirinya akan bertemu Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding di posko Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS).

Baca Juga: KSPI Soroti Kemungkinan Penyebab PHK Massal Gudang Garam

‎"Saya berdiskusi dengan Mas Menteri Karding berdua saja di ruang bagian belakang selama 2 jam-an lebih. Tidak ada tema diskusi kami menyangkut kasus pembalakan liar sama sekali. Mendekati jam 24.00 saya pamit pulang kepada beliau." katanya.

‎Menhut RI itu menerangkan, pada saat itu situasi di ruang tamu ramai sekali orang, dan beberapa orang lainnya sedang bermain domino.

‎"Mas Menteri Karding dan saya diajak ikut main. Setelah 2 kali 'putaran', saya pamit pulang kepada Mas Menteri Karding dan banyak orang yang ada di ruang tamu tersebut" ungkapnya.

Baca Juga: Mentan Tegaskan Indonesia Tak akan Impor Beras Sampai Akhir 2025

‎Raja Juli Antoni mengaku tak kenal dengan dua orang pemain lainnya dan tidak ada pembicaraan khusus yang dibahas pada saat itu.

‎"Saya tidak kenal dengan 2 pemain lainnya. Tidak ada juga pembicaraan soal kasus apapun pada saat itu" imbuhnya, dalam keterangan resmi, pada Sabtu malam, 6 September 2025.

‎Ia juga mengaku terkejut setelah berita tentang dirinya itu beredar luas, bahwa salah seorang diantara mereka diberitakan sebagai pembalak liar.

Baca Juga: Inflasi Pangan Turun, Mendagri Tito Soroti Peran Penyaluran Beras SPHP

‎"Saya baru tahu bahwa salah seorang yang ikut main tersebut adalah Azis Wellang yang diberitakan sebagai pembalak liar." ungkap Raja Juli Antoni.

‎"Bagi saya tidak ada sedikitpun ruang bagi siapapun yang melakukan pelanggaran hukum di kawasan hutan. Saya akan tegakan hukum setegas-tegasnya kepada pembalak liar tanpa pandang bulu." tambahnya.

Tags

Terkini

Geopolitik Minyak Venezuela dan Ekonomi Indonesia

Minggu, 11 Januari 2026 | 13:38 WIB

Kaleidoskop 2025: Sorotan Publik pada DPR

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:11 WIB