Sabtu, 18 April 2026

Mensos Sebut Korban Ledakan SMAN 72 Masih Trauma

Photo Author
Rahmad Ade, Gema Lantang
- Sabtu, 8 November 2025 | 19:56 WIB

Tangkapan layar - Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menyebut pemerintah akan menanggung biaya perawatan medis korban ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading. (YouTube/KementerianSosialRI)
Tangkapan layar - Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menyebut pemerintah akan menanggung biaya perawatan medis korban ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading. (YouTube/KementerianSosialRI)

GEMA LANTANG, JAKARTA -- Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menjenguk para korban ledakan yang terjadi di Masjid SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Para korban diketahui masih menjalani perawatan di RS Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta Pusat hingga Sabtu, 8 November 2025.

Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa para korban masih mengalami trauma akibat peristiwa tersebut. 

Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menilai penanganan medis perlu dilengkapi dengan dukungan psikologis agar pemulihan berjalan optimal.

Baca Juga: Temuan Bom Rakitan di SMAN 72 Jakarta Diduga Dibawa Siswa yang Kerap Dibully

“Trauma masih ada. Nampak trauma masih nampak trauma,” ujar Gus Ipul kepada awak media pada Sabtu 8 November 2025. 

Mensos juga menuturkan, berdasarkan hasil dialog dengan tim dokter, para siswa menunjukkan semangat untuk segera pulih dan kembali beraktivitas. 

“Dari hasil dialog saya dengan Pak Dokter tadi, saya lihat ada semangat kuat dari anak-anak untuk bisa segera sembuh,” imbuhnya.

Pemerintah Tanggung Biaya

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul menegaskan bahwa pemerintah akan menanggung seluruh biaya pengobatan para korban. 

Baca Juga: ‎69.000 Korban Tewas Dalam Perang, Luka Gaza Tak Hanya Darah

Selain itu, Kementerian Sosial juga menyiapkan program perlindungan sosial dan rehabilitasi pasca-insiden, baik secara medis maupun sosial.

“Tentu ada tiga, pertama perlindungan dan jaminan sosialnya, maka termasuk dari soal biaya pengobatan segala macam pasti ini akan dibantu oleh pemerintah,” kata Mensos.

“Kemudian yang kedua nanti rehabilitasinya, rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial,” lanjutnya.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rahmad Ade

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Geopolitik Minyak Venezuela dan Ekonomi Indonesia

Minggu, 11 Januari 2026 | 13:38 WIB

Kaleidoskop 2025: Sorotan Publik pada DPR

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:11 WIB
X