Sabtu, 18 April 2026

Mensos Gus Ipul Jamin Bantu Warga Cikande Terdampak Radioaktif

Photo Author
Rahmad Ade, Gema Lantang
- Kamis, 16 Oktober 2025 | 08:59 WIB

Potret Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (Instagram/kemensosri)
Potret Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (Instagram/kemensosri)

GEMA LANTANG, BANTEN -- Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf memastikan bahwa Kementerian Sosial (Kemensos) akan memberi bantuan kepada warga yang terdampak radioaktif Cesium-137.

Mensos yang kerap dipanggil Gus Ipul itu menyatakan hal tersebut saat mengunjungi sekolah rakyat di Kota Serang, Banten pada Rabu, 15 Oktober 2025.

Mengenai skema pemberian bantuan, Gus Ipul membeberkan bahwa bantuan yang diberikan seputar pada jaminan sosial.

“Kami lagi asesmen. Kami akan bantu dalam kerangka perlindungan dan jaminan sosial, setelah itu semua kebutuhan-kebutuhannya akan kami berikan nanti,” ujar Gus Ipul.

Berapa warga dan kebutuhan yang diberikan, Gus Ipul mengungkapkan bahwa ada koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Baca Juga: KPK Selidiki Pendistribusian Kuota dan Fasilitas Jemaah Haji Khusus

Bantuan Sesuai Kapasitas Kemensos

Mensos Gus Ipul mengatakan bahwa keamanan warga menjadi prioritas dan mempertimbangkan untuk relokasi.

Kemensos akan berkoordinasi dengan Pemkab Serang untuk menyediakan tempat tinggal bagi warga yang tinggal di zona merah kawasan terdampak.

Kerja sama yang dilakukan oleh Kemensos pun kemungkinan bisa dilakukan dengan beberapa pihak.

“Kita akan membantu sesuai dengan fokusnya Kementerian Sosial. Kita juga sudah mengikuti rapat, yang penting bagaimana warga di situ bisa tetap aman,” jelasnya.

Kasus Pencemaran Radioaktif Cesium-137 

Baca Juga: Begini Penjelasan BMKG soal Cuaca Panas Ekstrem Melanda

Laporan adanya pencemaran Cesium-137 berasal dari temuan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengumumkan bahwa udang beku dari Indonesia yang dikirim oleh PT Bahari Makmur Sejati (BMS Food).

FDA lalu memberi peringatan kepada warga Amerika yang telah membeli produk yang dijual di ritel Walmart tersebut untuk membuang dan tak menyajikannya.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rahmad Ade

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Geopolitik Minyak Venezuela dan Ekonomi Indonesia

Minggu, 11 Januari 2026 | 13:38 WIB

Kaleidoskop 2025: Sorotan Publik pada DPR

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:11 WIB
X