Sabtu, 18 April 2026

Istana Buka Suara Soal Pidato Prabowo Tentang Adu Domba Asing

Photo Author
Rahmad Ade, Gema Lantang
- Selasa, 3 Juni 2025 | 19:25 WIB

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. (Gemalantang.com/instagram/presidenrepublikindonesia)
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. (Gemalantang.com/instagram/presidenrepublikindonesia)

GEMALANTANG.COM, JAKARTA -- Presiden Prabowo Subianto sempat menyinggung soal campur tangan asing dalam pembiayaan sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Indonesia. 

Pernyataan ini ia sampaikan dalam pidato peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kompleks Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin 2 Juni 2025.

“Dengan uang, mereka (pihak asing) membiayai LSM untuk mengadu domba kita,” kata Prabowo saat itu. 

Baca Juga: 827 Siswa Jakarta Terima Ijazah Berkat Program Pemutihan Ijazah

“Mereka (pihak asing) katanya adalah penegak demokrasi, HAM, kebebasan pers, padahal itu adalah versi mereka,” sambungnya.

Pernyataan itu kemudian dijelaskan kembali oleh Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, pada Selasa 3 Juni 2025. 

Ia menegaskan bahwa maksud Presiden bukanlah menyamaratakan seluruh LSM, melainkan mengingatkan pada sebagian kelompok yang dinilai berpotensi memecah belah masyarakat.

Baca Juga: Simak dan Perhatikan, Ini Syarat Sah Kambing Dijadikan Hewan Kurban

"Yang ditekankan oleh bapak presiden bukan seluruh LSM tapi kelompok-kelompok yang selama ini merongrong persatuan," ujar Hasan di Kantor PCO, Jakarta Pusat.

Hasan juga menekankan bahwa pemerintah tetap mengapresiasi peran banyak LSM yang selama ini aktif di bidang-bidang penting seperti pendidikan, sosial, dan kemanusiaan.

"Pemerintah juga menyadari bahwa selama ini banyak sekali NGO yang juga punya peran besar," katanya.

Baca Juga: Dorong Ketahanan Pangan, Fadhil Arief Bantu Alsintan Untuk Petani

Ia menyebut Presiden Prabowo bukan mengajak masyarakat untuk membenci pihak asing, melainkan mengingatkan agar Indonesia tidak mengorbankan kepentingan nasional.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rahmad Ade

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Geopolitik Minyak Venezuela dan Ekonomi Indonesia

Minggu, 11 Januari 2026 | 13:38 WIB

Kaleidoskop 2025: Sorotan Publik pada DPR

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:11 WIB
X