Sabtu, 18 April 2026

PDIP Ingatkan Prabowo agar Tak Gegabah Buka Keran Diplomatik Dengan Israel

Photo Author
Rahmad Ade, Gema Lantang
- Senin, 2 Juni 2025 | 06:57 WIB

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto bersama Wakilnya, Gibran Rakabuming Raka. (Gemalantang.com/instagram/presidenrepublikindonesia)
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto bersama Wakilnya, Gibran Rakabuming Raka. (Gemalantang.com/instagram/presidenrepublikindonesia)

GEMALANTANG.COM, JAKARTA -- Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat, mengingatkan Presiden terpilih Prabowo Subianto agar tidak tergesa-gesa membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

Ia menekankan bahwa pembukaan hubungan diplomatik sebaiknya menunggu hingga Palestina benar-benar merdeka dari penjajahan. 

Menurutnya, sikap Indonesia sudah jelas sejak awal, sejalan dengan amanat dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang menolak segala bentuk penjajahan.

Baca Juga: Satu WNI Meninggal Dunia dan Dua Lainnya Ditangkap di Gurun Pasir

"Jangan terlalu buru-buru, ya (membuka hubungan diplomatik dengan Israel)," ucap Djarot kepada wartawan, Minggu (1/6/2025) kemarin.

Djarot menegaskan bahwa kemerdekaan bagi Palestina harus menjadi syarat utama sebelum Indonesia mempertimbangkan menjalin hubungan resmi dengan Israel.

"Kita menginginkan bahwa Palestina harus merdeka," ujarnya.

Baca Juga: ‎Prancis Akan Berlakukan Larangan Merokok, Dendanya Tak Main-main

Ia juga menilai bahwa membuka hubungan dengan Israel saat Palestina belum merdeka sama saja melanggar konstitusi negara.

"Sehingga kalau kita menjadikan hubungan diplomatik nanti dulu, sepanjang masih Palestina menjadi bangsa terjajah. Tidak bisa. Karena itu bertentangan dengan UUD," jelas Djarot.

Pernyataan tersebut merupakan respons terhadap ucapan Presiden Prabowo. 

Baca Juga: Stok Beras Pemerintah Tembus 4 Juta Ton, Petani Untung Besar

Sebelumnya, Prabowo menyatakan bahwa Indonesia siap membuka hubungan diplomatik dengan Israel jika Israel telah mengakui kemerdekaan Palestina.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rahmad Ade

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Geopolitik Minyak Venezuela dan Ekonomi Indonesia

Minggu, 11 Januari 2026 | 13:38 WIB

Kaleidoskop 2025: Sorotan Publik pada DPR

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:11 WIB
X