Rabu, 27 September 2023

Komunikolog Politik dan Hukum Nasional Sebut Politisi Mulai Cari Panggung Media

- Minggu, 4 Juni 2023 | 18:05 WIB
Komunikolog Politik dan Hukum Nasional Sebut Politisi Mulai Cari Panggung Media
Komunikolog Politik dan Hukum Nasional Sebut Politisi Mulai Cari Panggung Media

Gemalantang.com- Di tahun politik ini banyak politis mencari panggung media, apalagi para politisi yang berkuasa.

Sementara rakyat hanya menjadi penonton, yang ibaratnya melihat sebuah sinetron di layar kaca melihat politisi mencari panggung media.

Berbagai trik dan cara agar menjadi panggung media demi menarik simpati dari rakyat.

Seperti yang dikatakan Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan konflik antara Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Joko Widodo soal Ganjar Pranowo yang lebih nurut kepada PDI Perjuangan, dianggap by design, demi menguasai panggung media.

Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan, berpendapat, pola menguasai panggung media dengan memainkan konflik-konflik di ruang publik merupakan pola permainan politik PDIP.

"Dulu kita lihat, bagaimana PDIP memainkan konflik antara Puan dan Ganjar, akhirnya di kedai kopi pun orang bicara politik, orang bicara tentang PDIP, Puan dan Ganjar," tutur Tamil, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (4/6/2023).



Dosen Universitas Dian Nusantara itu juga berpendapat, konflik yang dibuat atau didesain seolah-olah Jokowi berasa Ganjar bukan orangnya, atau Ganjar lebih manut ke PDIP, sebenarnya juga by design.

"Ini sama, pola-pola yang selalu dimainkan PDIP, konflik-konflik yang di desain untuk menguasai ruang-ruang opini di masyarakat," kata Tamil lagi.

Dia meyakini, pada akhirnya Jokowi tetap akan memberi pilihan kepada Ganjar. Karena Jokowi orang yang memaksakan Ganjar agar dipilih Megawati sebagai Bacapres PDIP.

"Saya memaknai Ganjar itu orang yang dipaksakan Jokowi untuk dipilih oleh Megawati," pungkas Tamil.

Sebelumnya, sembari bercanda, Megawati mengaku sempat berpesan kepada Ganjar agar mengaku sebagai petugas partai.

"Kalau pilih Ganjar itu bukan (apa-apa), meskipun memang bilang, awas kalau kamu tidak ngomong ya, kalau kader, partai, petugas partai, sadar juga, untung beliau (Ganjar) nurut," katanya.

Editor: Gema Lantang

Tags

Terkini

X