peristiwa

Marak Street Coffee di Jembatan Kewek hingga Trotoar di Yogyakarta, Warga Keluhkan Lalu Lintas Mulai Terganggu

Rabu, 15 April 2026 | 16:41 WIB
Satpol PP bubarkan street coffee di Kota Yogyakarta. (Instagram/humasjogja) (Gema Lantang)

Menilik kolom komentar, tak sedikit warga yang mengungkapkan keresahannya karena kini mulai banyak street coffee yang hadir, termasuk memakan tempat di area trotoar.

Beberapa komentar dari warganet seperti, “Yang di Kotabaru sekalian, nongkrong dan parkirnya sampai di badan jalan mengganggu arus lalu lintas dan ketertiban,” tulis akun @ami*********n

“Yang bilang nggak apa-apa, udah tanya warga sekitar belum? Pada keganggu, malam-malam bising dan pagi-pagi kotor banyak sampah,” tulis akun @adr******e

“Sekarang semua trotoar dibikin street coffee, tolong ditindak untuk hak pejalan kaki,” tulis akun @dap*****2

Penutupan Jembatan Kewek untuk Perbaikan dan Rehabilitasi

Jembatan Kewek sendiri sudah ditutup dari kendaraan besar per 10 Desember 2025 dan proyek rehabilitasi dilakukan di tahun 2026 ini.

Total anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan Jembatan Kewek sekitar Rp19 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kondisi jembatan yang sudah berusia 100 tahun itu ditutup karena kekuatan konstruksinya tinggal 20 persen.

Selain itu, bangunan Jembatan Kewek patah di bagian ujung, ada pergeseran tiga sentimeter, dan penurunan 10 sentimeter.

Halaman:

Tags

Terkini