Gemalantang.com -Pentingnya air bersih untuk kehidupan sehari-hari bagi masyarakat. Sementara 115 KK di Perumahan Kembar Lestari I dan II Rt 28 dan RT 33, Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi terdampak krisis air bersih.
Sekitar 15 hari air ledeng dari Perumda Tirta Muaro Jambi terhenti, menyebabkan masyarakat di perumahan tersebut kesulitan untuk MCK.
Belum ada informasi yang jelas, penyebab matinya air ledeng tersebut. Warga menyebut ada kerusakan pada pipa distribusi yang mengarah ke Kembar Lestari, sedangkan pasokan air ke kawasan Kembas Lestari III dan area Perumahan Masurai masih aman.
Pantauan mediaini, sebagian kecil warga di RT 28 ada yang memiliki sumur bor sendiri, sehingga tidak begitu berdampak.
Ketua RT 28 Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jaluko Kabupaten Muaro Jambi, Sutrisno dihubungi media ini Ahad (12/4/25) mengatakan, setidaknya 115 KK warganya yang terdampak akibat tidak mengalirnya air ledeng dari Perumda Tirta Muaro Jambi.
Baca Juga: TUKS PT SAS dan Intake PDAM: Antara Kekhawatiran Publik dan Komitmen Investasi
“Kalau saya hitung-hitung ada 15 hari air gak hidup. Memang dua hari lalu, ada hidup sebentar tapi kecil,” kata Sutrisno mengeluh
Sutrisno sudah menyampaikan keluhan warga ke pihak desa bahkan pihak Kecamatan Jaluko meminta data warga yang terdampak.
“Kami sudah sampaikan ke desa terkait permasalahan air bersih ini, dan juga sudah ditindaklanjuti pihak desa ke Direktur Perumda Tirta Muaro Jambi. Beberapa hari lalu, ada bantuan air dari PDAM, memakai mobil tangki BPBD. Tapi itu juga kan dirasa belum memenuhi kebutuhan warga,” keluhannya