Sabtu, 18 April 2026

Jokowi Anggap Wajar Pro-Kontra Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

Photo Author
Rahmad Ade, Gema Lantang
- Kamis, 6 November 2025 | 21:49 WIB

Mantan Presiden RI, Joko Widodo buka suara soal pro dan kontra wacana gelar pahlawan nasional untuk Soeharto dan Abdurrahman Wahid. (Instagram/jokowi)
Mantan Presiden RI, Joko Widodo buka suara soal pro dan kontra wacana gelar pahlawan nasional untuk Soeharto dan Abdurrahman Wahid. (Instagram/jokowi)

Dukung Filosofi Mikul Duwur Mendhem Jero

Selain itu, Jokowi juga menanggapi filosofi Jawa Mikul Duwur Mendhem Jero, sebuah ajaran untuk menjunjung tinggi kebaikan pemimpin dan mengubur dalam-dalam kekurangannya.

“Sangat baik,” ujar Jokowi singkat ketika ditanya pandangannya mengenai filosofi tersebut.

Baca Juga: Pengamat: Pelabuhan Peti Kemas Bisa Jadi Ilusi Pertumbuhan Ekonomi

Filosofi ini kerap dikaitkan dengan upaya menghormati jasa para pemimpin terdahulu tanpa melupakan catatan sejarah yang mereka tinggalkan.

40 Tokoh Masuk Daftar Usulan

Selain Soeharto dan Gus Dur, sejumlah tokoh lain yang masuk daftar usulan Pahlawan Nasional tahun ini antara lain Syaikhona Muhammad Kholil dari Madura, Bisri Syansuri, Muhammad Yusuf Hasyim, dua jenderal purnawirawan M. Jusuf dari Sulawesi Selatan dan Ali Sadikin dari Jakarta, serta aktivis perempuan Marsinah.

Nama-nama tersebut diusulkan melalui Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) dan disaring oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) di Kementerian Sosial, sebelum akhirnya diajukan kepada Dewan Gelar untuk penilaian lebih lanjut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rahmad Ade

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Geopolitik Minyak Venezuela dan Ekonomi Indonesia

Minggu, 11 Januari 2026 | 13:38 WIB

Kaleidoskop 2025: Sorotan Publik pada DPR

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:11 WIB
X