Sabtu, 18 April 2026

Airlangga Hartarto Beberkan Progres Negosiasi Dagang Indonesia-AS

Photo Author
Rahmad Ade, Gema Lantang
- Rabu, 10 September 2025 | 09:27 WIB

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut negosiasi dagang terkait tarif resiprokal Indonesia AS masih berlanjut. (Instagram/airlanggahartarto_official)
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut negosiasi dagang terkait tarif resiprokal Indonesia AS masih berlanjut. (Instagram/airlanggahartarto_official)

Kendati demikian, tarif yang diberlakukan untuk sejumlah komoditas strategis masih menjadi bahan negosiasi lebih lanjut. 

Kesepakatan tambahan yang kini dibicarakan mencakup pembelian sejumlah produk dari AS, seperti minyak, gas, hingga pesawat Boeing.

Terkait itu, Amerika memberikan empat syarat yang harus dipenuhi pemerintah Indonesia terkait kebijakan tarif tersebut.

Baca Juga: Luhut Ngaku Yakin Mantan Bawahannya Bakal Capai Target Ekonomi RI

Pertama, Indonesia diminta tidak memberlakukan tarif apa pun terhadap produk ekspor asal Amerika Serikat. 

Kedua, Indonesia diwajibkan membeli energi dari AS dengan nilai mencapai US$15 miliar atau setara Rp244 triliun (dengan kurs Rp16.271 per dolar AS).

Syarat ketiga, Indonesia juga harus mengimpor produk pertanian dari Negeri Paman Sam senilai US$4,5 miliar atau kurang lebih Rp73 triliun. 

Baca Juga: Mahfud MD Soroti Minimnya Interaksi Nadiem Makarim saat Jabat Mendikbud

Terakhir, Indonesia diminta membeli 50 unit pesawat Boeing, mayoritas tipe 777, yang rencananya akan digunakan oleh maskapai Garuda Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rahmad Ade

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Geopolitik Minyak Venezuela dan Ekonomi Indonesia

Minggu, 11 Januari 2026 | 13:38 WIB

Kaleidoskop 2025: Sorotan Publik pada DPR

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:11 WIB
X