Sebelumnya kelompok itu mengatakan serangan itu tampaknya menargetkan generator kapal, yang menyebabkan kerusakan besar pada lambung kapal dan membuatnya tidak memiliki daya. Dikatakan bahwa hal itu membuat kapal berisiko tenggelam.
Baca Juga: Soal Pajak Gaji Buruh, Prabowo : Gaji Nggak Besar, Ngapain Dipajak
Insiden itu terjadi saat kelompok bantuan telah memperingatkan bahwa respons kemanusiaan di Gaza berada di ambang kehancuran.
Komite Palang Merah Internasional mengatakan pihaknya tidak akan memiliki akses terhadap makanan, obat-obatan, dan perlengkapan penyelamat nyawa yang dibutuhkan untuk banyak programnya di Gaza jika pengiriman bantuan tidak segera dilanjutkan.
Baca Juga: Beli Kadaluarsa Coca-Cola di Indomaret, Warga Jambi Keracunan
Program-program yang berisiko termasuk dapur umum yang sering kali menyediakan satu-satunya makanan yang diterima warga setiap hari dan dapat terpaksa menghentikan operasinya dalam beberapa minggu, kata ICRC.
“Bantuan harus diizinkan masuk ke Gaza. Para sandera harus dibebaskan. Warga sipil harus dilindungi. Tanpa tindakan segera, Gaza akan semakin terjerumus ke dalam kekacauan yang tidak dapat diatasi oleh upaya kemanusiaan.” katanya.