GEMALANTANG.COM - Diwakilkan Pj Sekda Batang Hari Mula P Rambe, Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief embuka secara langsung Kejurnas Karate GOKASI Tahun 2026 Bertempat di GOR Bulian Sport Center (BSC) Muara Bulian pada Sabtu (17/01/26) kemarin
Dalam kesempatan tersebut melalui Pj Sekda, Fadhil Arief selamat datang di Kabupaten Batang Hari yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia
Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate GOKASI Tahun 2026 diikuti sebanyak 14 kontingen Provinsi yang terdiri dari Provinsi DKI Jakarta, Jabar, Jatim, Jateng, Banten, Maluku Utara, Jambi, Sumbar, Riau, Kepri, Sumsel, Sumut, Bengkulu dan Bangka Belitung dengan total jumlah 600 peserta.
Baca Juga: Bupati Fadhil Arief Sambut Kejurnas Karate GOKASI
Fadhil Arief juga berpesan kepada seluruh atlit bertandinglah dengan Sportifitas tinggi. Kemenangan memang menjadi tujuan, namun persaudaraan dan kehormatan adalah yang utama.
"Jadikan ajang ini sebagai mempererat tali silaturahmi," pesannya
Selanjutnya Kepada panitia dan wasit selamat bertugas berikanlah pelayanan dan penilaian yang objektif agar Kejurnas ini berjalan dengan jujur dan adil.
Dalam acara berlangsung Bupati Fadhil Arief terima sabuk hitam dan mendapatkan piagam kehormatan. Kemudian Bupati Batang Hari memberikan mendali kepada atlit yang mendapatkan juara.
Artikel Terkait
Andalkan Serokan dan Gerobak, TNI Bersihkan Lumpur Tebal di Sekolah-sekolah Aceh Tamiang
Tanggapi Usulan Pilkada Tak Langsung, Ray Rangkuti Ingatkan Kejadian Demo Agustus 2025: Ambil Hati Rakyat, Bukan Hak Rakyat
Tak Terduga Hampiri Grup Band Wali yang Lagi Asyik Nyanyi Bareng Penonton di Malaysia
Guru Honorer SDN di Jambi Jadi Tersangka, Orang Tua Siswa Pelapor Disebut Toke Sawit
Usai Viral Pengeroyokan Guru SMK Jambi, Siswa Curhat sang Pengajar Ogah Dipanggil Bapak tapi Harus Dipanggil 'Prince' di Kelas
Guru Honorer di Jambi Diposisikan, Toke Sawit Dirujak Netizen
Kondisi Dusun Pedalaman di Aceh Utara, Pemukiman Warga jadi Sungai hingga Akses Pakai Getek
Tak Ada Pilihan Selain Makam, Warga Aceh Tamiang Bangun Tenda di Kuburan Tionghoa: Untuk Keluarga, Kami Mohon Maaf
Beda dari Manifest yang Beredar, Tim SAR Sebut Ada 10 Orang dalam Perjalanan Pesawat ATR 42-500