“Tentu dinamika global saat ini, termasuk barusan saja ada serangan terhadap satu negara berdaulat ya, yaitu Qatar, pasti juga isu Palestina akan dibawa,” tandasnya.
Dengan menjadi salah satu pembicara di Sidang Majelis Umum PBB ini, menurut Tri adalah kesempatan baik untuk mendorong pelaksanaan program dan visi Asta Cita.