Sabtu, 18 April 2026

Bulog Ungkap Stok Beras Pemerintah Capai 3,91 Juta Ton, Siap Didistribusikan

Photo Author
Rahmad Ade, Gema Lantang
- Senin, 25 Agustus 2025 | 15:23 WIB

Bulog Ungkap Stok Beras Pemerintah Capai 3,91 Juta Ton, Siap Didistribusikan (Instagram/@perum.bulog)
Bulog Ungkap Stok Beras Pemerintah Capai 3,91 Juta Ton, Siap Didistribusikan (Instagram/@perum.bulog)

GEMA LANTANG, JAKARTA -- Pemerintah melalui laporan dari Perum Bulog menjamin stok beras untuk kebutuhan nasional terjamin aman.

Cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola oleh Bulog mencapai 3,91 juta ton sampai 24 Agustus 2025.

Jumlah tersebut masih ditambah dengan stok beras komersial sebanyak 8.950 ton, sehingga total ada 3,92 juta ton beras di bawah pengelolaan Bulog.

Baca Juga: Dana Jumbo Rp22,7 Triliun Mengalir ke Perum Bulog

Persediaan beras yang ada pun telah diedarkan ke pasaran di berbagai wilayah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.

“Saat ini stok yang dimiliki Perum Bulog sudah mencapai 3,9 juta ton. Nah, stok ini terus bergerak karena digunakan untuk kegiatan bantuan pangan dan SPHP,” kata Kadiv Perencanaan Operasional dan Pelayanan Publik Bulog, Rini Andrida, dalam Rakor Pengendalian Inflasi Daerah di kantor Kemendagri pada Senin, 25 Agustus 2025.

Baca Juga: PGN Pastikan Pasokan Gas Industri Pulih 100 Persen

Rini mengungkapkan bahwa distribusi beras telah dilakukan sesuai dengan arahan pemerintah.

“Untuk stok, posisinya sudah tersebar di seluruh wilayah Indonesia untuk mendukung kegiatan yang ditugaskan oleh pemerintah kepada Perum Bulog,” terangnya.

Dalam rakor tersebut, Bulog menyampaikan data capaian pengadaan gabah kering panen (GKP) sebesar 3,9 juta ton atau 75 persen.

Baca Juga: Kemenperin Tegur Asosiasi Tekstil, Ternyata Impor Naik 239 Persen

Dari total tersebut, beras yang terealisasi adalah 745.000 ton atau sekitar 25 persen.

Menurut data Bulog tersebut, stok CBP dalam negeri di tahun 2025 sudah mencapai 2,86 juta ton.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rahmad Ade

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Geopolitik Minyak Venezuela dan Ekonomi Indonesia

Minggu, 11 Januari 2026 | 13:38 WIB

Kaleidoskop 2025: Sorotan Publik pada DPR

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:11 WIB
X