Sabtu, 18 April 2026

Prabowo Sebut Cadangan Pangan RI Terbesar Sepanjang Sejarah

Photo Author
Rahmad Ade, Gema Lantang
- Rabu, 6 Agustus 2025 | 20:39 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana, Rabu 6 Agustus 2025. (Istimewa)
Presiden RI Prabowo Subianto saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana, Rabu 6 Agustus 2025. (Istimewa)

GEMA LANTANG, JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa strategi pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan berada di jalur yang tepat. Ia menyampaikan hal tersebut dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Rabu (6/8).

“Alhamdulillah arah kita di bidang pangan cukup berhasil, cadangan yang ada di pemerintah sekarang terbesar sepanjang sejarah,” kata Prabowo.

Baca Juga: Produk Asal Denmark ini Hengkang dari Indonesia Gegara Kampanye Negatif

Prabowo juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh jajaran kementerian dan lembaga yang terlibat dalam menjaga ketersediaan pangan nasional.

“Terima kasih kepada semua pihak yang mencapai ini. Ini juga hasil kerja sama, hasil teamwork,” ujarnya.

Ia menekankan, langkah cepat pemerintah yang dilanjutkan dari masa transisi dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo menjadi salah satu kunci keberhasilan.

Baca Juga: Safe Haven di Era Digital, Emas Vs Bitcoin Mana Unggul?

“Alhamdulillah dengan langkah-langkah yang cepat dan terus terang saja dengan transisi yang baik antara Presiden Joko Widodo dan saya, kita bisa dalam posisi sekarang, produksi pangan kita bisa saya sampaikan berada dalam kondisi yang aman dan kuat,” ucapnya.

Prabowo menegaskan bahwa produksi pangan adalah faktor strategis bagi kedaulatan bangsa.

“Saya tidak pernah percaya bahwa suatu bangsa bisa merdeka kalau dia tidak bisa produksi pangannya sendiri. Tidak ada dalam sejarah manusia. It does not happen. It will not happen,” tegasnya.

Baca Juga: Gegara Jeratan Royalti, Pengunjung Kaget Suasana Resto Mendadak Hening

"Tidak ada negara yang merdeka berdaulat tanpa dia bisa produksi makannya sendiri. Karena itu produksi pangan bagi saya adalah strategis,” lanjutnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rahmad Ade

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Geopolitik Minyak Venezuela dan Ekonomi Indonesia

Minggu, 11 Januari 2026 | 13:38 WIB

Kaleidoskop 2025: Sorotan Publik pada DPR

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:11 WIB
X