Sabtu, 18 April 2026

Dampak Konflik di Distrik Pogoma: Warga Terluka dan Mengungsi ke Pos TNI

Photo Author
Syahreddy, Gema Lantang
- Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB

Dampak Konflik di Distrik Pogoma: Warga Terluka dan Mengungsi ke Pos TNI (Gema Lantang )
Dampak Konflik di Distrik Pogoma: Warga Terluka dan Mengungsi ke Pos TNI (Gema Lantang )

Gemalantang.com -Peristiwa mencekam itu terjadi setelah warga melaporkan pembakaran salah satu rumah ke Pos TNI terdekat di Pos Timobut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Satgas Koops TNI Habema langsung bergerak melakukan penyisiran da1n pengejaran terhadap kelompok bersenjata yang diduga sebagai pelaku.

Dari hasil pemantauan drone, aparat mendeteksi sejumlah orang tak dikenal (OTK) membawa senjata api di sekitar lokasi kejadian.

 

Satgas kemudian melaksanakan operasi terencana pada Senin (13/4/2026), dengan fokus pembersihan wilayah yang diduga menjadi basis kelompok TPNPB-OPM Kodap III/Sinak pimpinan Lekagak Telenggen.

 

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Maut yang Libatkan Truk TNI di Jakbar versi Kadispenad, Pemotor Dilaporkan Hilang Kendali hingga Terjatuh

Dalam operasi tersebut, pasukan terlibat beberapa kali kontak tembak dengan kelompok bersenjata di Kampung Muara.

 

Kelompok tersebut akhirnya dipukul mundur ke arah Galupaga, Kampung Kembru. Namun saat melarikan diri, mereka disebut sempat melepaskan tembakan membabi buta ke arah permukiman warga.

Akibatnya, lima warga sipil menjadi korban luka tembak. Mereka masing-masing berinisial NK (luka sobek kaki kanan), AT (luka di leher dan jari), DW (3 tahun, luka kaki kanan), AW (5 tahun, luka dada kanan), dan OW (6 tahun, luka siku kanan).

Korban bersama warga lainnya terpaksa mengungsi dengan berjalan kaki puluhan kilometer melintasi medan pegunungan menuju Pos Satgas Yonif 743/PSY di Kampung Tirineri, Kabupaten Puncak Jaya.

Setibanya di lokasi, para korban langsung mendapatkan pertolongan pertama dari personel TNI. Selanjutnya, Satgas berkoordinasi dengan Dandim 1714/Puncak Jaya dan PMI setempat untuk mengevakuasi korban ke RSUD Puncak Jaya.

Pasca kejadian, personel Satgas Koops TNI Habema masih melakukan pengamanan di sekitar Kampung Muara guna mengantisipasi potensi serangan lanjutan.

Pihak TNI menyatakan operasi dilakukan secara terencana dan terukur sebagai upaya menjaga keamanan masyarakat. TNI juga menilai aksi kekerasan yang menyasar warga sipil sebagai bentuk pelanggaran HAM.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Syahreddy

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X