nasional

Defisit APBN 2025 Membengkak, Pemerintah Gunakan SAL Rp 85,6 Triliun

Jumat, 4 Juli 2025 | 08:15 WIB
Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani. (Instagram/smindrawati)

GEMALANTANG.COM, JAKARTA -- Pemerintah mendapat lampu hijau dari Badan Anggaran DPR untuk memanfaatkan Saldo Anggaran Lebih (SAL) APBN 2024. 

Pemanfaatan ini digunakan untuk menambal proyeksi defisit anggaran negara tahun 2025 yang berpotensi melebar dari perkiraan semula. 

Keputusan ini diambil dalam rapat kerja bersama Kementerian Keuangan pada Kamis 3 Juli 2025, menyusul turunnya proyeksi penerimaan negara.

Baca Juga: Pimpinan Parpol akan Kumpul usai Putusan MK Pisahkan Pemilu

Ketua Banggar DPR Said Abdullah memimpin jalannya pengambilan keputusan. 

“Apakah bisa disetujui?” tanya Abdullah kepada para anggota, yang serentak menyatakan setuju, Kamis 3 Juli 2025.

Persetujuan itu disambut positif oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang hadir dalam rapat kerja tersebut. 

Baca Juga: Hasto Kristiyanto Dituntut 7 Tahun Penjara

“Kami berterima kasih atas persetujuan untuk penggunaan SAL di dalam mendanai defisit yang lebih besar,” ujarnya.

Pemerintah sebelumnya memperkirakan defisit APBN 2025 hanya sebesar Rp 616,2 triliun. 

Namun, angka itu direvisi menjadi Rp662 triliun karena penurunan estimasi penerimaan negara menjadi Rp2.865,5 triliun, dari target awal Rp3.005,1 triliun. 

Baca Juga: Kemenhub: KMP Tunu Pratama Jaya Alami Distress Sebelum Tenggelam

Sementara itu, belanja negara juga direvisi turun menjadi Rp3.527,5 triliun dari target sebelumnya Rp3.621,3 triliun.

 

Halaman:

Tags

Terkini

Geopolitik Minyak Venezuela dan Ekonomi Indonesia

Minggu, 11 Januari 2026 | 13:38 WIB

Kaleidoskop 2025: Sorotan Publik pada DPR

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:11 WIB