“Eropa adalah pemimpin global dalam bidang sains, teknologi, dan keuangan. Indonesia, di sisi lain, memiliki sumber daya strategis. Kemitraan antara Eropa dan Indonesia yang juga merupakan bagian penting dari ASEAN saya percaya akan memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi stabilitas ekonomi dan geopolitik dunia.” sebutnya.
Baca Juga: Rusun Klender Terbakar di Tengah Malam, Lansia 70 Tahun Tewas Terjebak
Ia menambahkan bahwa tidak ada lagi isu besar yang menjadi hambatan antara kedua pihak.
“Saya juga sangat senang melihat para menteri dan komisioner dari kedua belah pihak berhasil mencapai, yang saya sebut, terobosan strategis. Saat ini, tidak ada lagi isu utama yang menjadi perbedaan antara Uni Eropa dan Indonesia dan itu adalah sesuatu yang luar biasa.” imbuhnya.
Von der Leyen pun menggarisbawahi bahwa kerja sama ini akan memberikan manfaat ekonomi besar bagi kedua pihak.
Baca Juga: ‘Saudagar Minyak’ Riza Chalid Jadi Tersangka Baru di Perkara Korupsi BBM
“Bersama-sama, kita mengirimkan pesan kuat mengenai pentingnya kemitraan jangka panjang yang dapat diprediksi — yang dibangun atas dasar kepercayaan, saling menghormati, transparansi, dan nilai-nilai bersama.” katanya.
Prabowo menutup pernyataannya dengan harapan agar perjanjian implementasi CEPA nantinya dapat ditandatangani di Brussels, sebagai simbol komitmen bersama.
“Saya sangat berharap, ketika kita mulai melaksanakan kesepakatan ini, kita dapat menandatangani perjanjian implementasinya di sini, di Brussels, sekali lagi. Itu akan memberi saya kesempatan untuk kembali mengunjungi Brussels” kata Prabowo.
Kesepakatan CEPA ini menandai awal baru dalam kemitraan strategis antara Indonesia dan Uni Eropa, dengan fokus pada peluang kerja, investasi, dan pertumbuhan bersama.